PUBG sudah dibanned dari India sejak 2 September 2020. Namun sejak keputusan tersebut, banyak perkembangan yang terjadi di pihak developer yang mungkin akan mengembalikan PUBG ke negara tersebut.

PUBG Mobile Bekerjasama dengan Microsoft Azure

Setelah kejadian dibannednya PUBG, PUBG Corp mencari cara agar game tersebut bisa kembali lagi ke India dalam waktu dekat.  Pada Oktober kemudian, PUBG Corporation membuka lowongan bagian Corporate Development Division Manager di Negara terseburt. Ini merupakan harapan bagi scene eSport PUBG untuk kembali bangkit.

Beberapa hari lalu Krafton yang merupakan perusahaan induk PUBG juga baru saja membuat kesepakatan dengan Microsoft. Kerjasamanya mencakup game PUBG yang akan ada di Microsoft Azure. Azure sendiri merupakan service cloud Microsoft yang digunakan untuk menjalankan konsol secara global.

Kesepakatan tersebut membuat Krafton mempunyai akses penuh untuk dapat mengatur host ingan produknya termasuk PUBG dan konsol lain yang dibanned. Krafton juga menjalin kerjasama dengan para steamer professional di India mengenai rencana kembalinya mereka.

Sepekulasi PUBG dibanned Karena Security dan Kepemilikannya

Game ini sudah dimainkan sekitar 50 juta pengguna sebelum akhirnya negara tersebut melarang game-game yang berasal dari China. Ini membuat PUBG menjadi game populer di India sebelum akhirnya dilarang. Banyak pihak berspekulasi bahwa PUBG dibanned karena masalah keamanan dan kepemilikannya oleh China.

Pihak tencent sendiri berkomitmen dan memprioritaskan keamanan data pengguna. Mereka juga akan selalu berusaha mematuhi perundang-undangan di India dan informasi dari pengguna akan diproses dengan transparan.