Beberapa waktu Mobile Legends Premier League (MPL) Invitational usai digelar. Tim Alter Ego berhasil menorehkan sejarah baru setelah mengalahkan Bren Esports dengan skor telak 3-0. Di perempatan final, Alter Ego juga membantai sang jawara MPL ID Season 6, RRQ Hoshi dengan skor 2-0.

Ada satu moment yang menarik perhatian disana, saat Alter Ego berhasil menundukan RRQ Hoshi di game pertama dan kedua. Pemain Alter Ego melakukan selebrasi cekek-cekek dan menutup kamera. Mengenai hal itu, Jonanthan Liandi menanyakan langsung ke salah satu tim AE, Pai.

Di Akun Podcast youtube miliknya, Empetalk, Pai berbicara seputar karirnya mulai dari awal hingga terjun ke dunia pro-scene. Jo juga menanyakan bagaimana perasaanya saat selebrasi cekek-cekek tersebut dilakukan.

Moonton Larang Selebrasi Tutup Kamera dan Cekek-Cekek, Begini Respon Pai

Ternyata, setelah itu, Pai mengatakan pihak Moonton melarang semua tim MPL untuk melakukan selebrasi cekek-cekek dan tutup kamera. Jonathan bertanya “pas kemarin menang lawan RRQ tutup kamera, siapa sih yang rencanain?’

Pai menjawab “ direncanain bareng-bareng, tapi gua udah kepikiran sih sebelumnya, cuma next turney ga dibolehin lagi”. Jo kemudian bertanya kenapa tidak dibolehkan. Pai mengatakan bahwa pihak Moonton sudah menegurnya, beruntung tidak sampai di denda.

Hanya ditegur saja karena pihak Montoon ingin melihat ekspresinya saat menang. Mungkin saja untuk dokumentasi dari Monton. Pai menambahkan tidak tahu alasan mengapa selebrasi cekek-cekeknya tidak diperbolehkan juga.

Baca Juga : 4 Alasan Mengapa Kamu Harus Punya Yu Zhong di Mobile Legends