Secara mengejutkan, semua pemain Louvre Kings, divisi PUBG Mobile Louvre Esports dilepas. Padahal performa mereka terbilang cukup baik. Scene PUBG Mobile Indonesia memang sedang bergejolak dengan sejumlah tim yang melepas rosternya.

Louvre Kings Resmi Dibubarkan

Louvre

Kabar tersebut disampaikan secara resmi melalui akun instagram Louvre Esports. Dalam postingan instagram @louvre_esports, mereka memposting keempat roster dengan ucapan terima kasih farewell.

Okky Ozora, Henz, Crowleys, dan Slayer terpaksa harus hengkang  dan mungkin saja akan mengisi roster di tim lain. Atau sepenuuhnya keluar dari dunia esports.

Hal ini sangat disayangkan, mengingat tim tersebut merupakan salah satu tim yang cukup kuat di scene PUBG Mobile Indonesia.

Dibuktikan pada PUBG Mobile Pro League (PMPL) ID Season 2, Louvre Kings yang diisi oleh Okky Ozora dan Slayer mampu menembus finish di posisi ke-5.

Apakah Masih Berpartisipasi Di PMPL ID Season 3?

Dengan dilepasnya semua roster Louvre Kings tentu menjadi pertanyaan bagi para penggemarnya apakah mereka masih ikut di PMPL ID Season 3? Pasalnya, tim ini punya slot otomatis di PMPL ID Season mendatang karena berhasil masuk ke Grand Final pada turnamen musim lalu.

Jika sudah seperti ini, kemungkinan besar Louvre Kings tidak lagi berpartisipasi dalam PMPL ID Season 3. Sebelumnya, hal serupa juga menimpa ION Esports dimana mereka melepas semua roster divisi PUBG Mobile.

Reinkarnasi Menjadi Dewa United Esports

Di sisi lain, Louvre Esports sedang kuat di divisi Free Fire, mungkin saja tim tersebut akan fokus ke divisi FF terlebih dahulu. Nama Louvre juga sudah reinkarnasi menjadi Dewa United Esports. Mungkin saja mereka akan memboyong roster PUBG Mobile ke brand baru Dewa United.

Sebagai reinkarnasi dari Louvre, Dewa United mulai menjamah lagi divisi Mobile Legends. Pasalnya, tim ini masuk sebagai satu dari tiga tim baru yang akan bermain di MDL ID Season 3.

Tim Mobile Legends Louvre Esports memang sudah lama berdiri, bahkan sudah menyentuh kelas MPL ID. Namun sayang, tim dibubarkan pada Juni 2019. Alasannya karena tidak mempunyai slot di MPL ID Season 4.

Versi lain, mereka tidak mampu memenuhi permintaan Moonton untuk membayar Rp 15 Miliar. Dimana syarat tim mendapatkan slot di MPL ID harus memenuhi syarat tersebut. CEO Louvre, Erik kemudian memutuskan untuk membubarkan divisi Mobile Legends.

Tim ini juga sukses mencetak banyak pro player, misalnya Marsha dan juga Watt. Marsha pernah berkiprah di Louvre Esports sebelum dirinya bergabung ke EVOS Legends.