Seperti yang sudah direncakanan, Maret mendatang Riot Games akan merilis empat champion baru, salah satunya Pantheon Wild Rift. Mereka juga telah memperlihatkan penampilan dari tiap champion. Nantinya, Katarina akan dirilis terlebih dahulu, mennyusul trio Mount kemudian.

Kehadiran mereka disambut baik oleh komunitas. Hanya saja, ada keluhan yang muncul mengenai Pantheon. Keluhan bukan berasal dari tanggal perilisan ataupun gameplay-nya. Namun, dari segi penampilan yang dianggap kurang garang.

Itu karena tidak ada bulu dada di champion satu ini. padahal melihat modelnya di PC, Pantheon mempunyai bulu dada, sementara di Wild Rift bersih sehingga banyak yang menilai kurang jantan.

Diprotes “Kurang Garang”, Riot Games Revisi Tampilan Pantheon Wild Rift

Permintaan mengenai perubahan visual pun bermunculan dari komunitas. Menanggapi hal tersebut, pada Kamis, 4 Februari 2021, Riot Games memenuhi permintaan komunitas dengan menyematkan bulu dada. Warna kulitnya juga sedikit diubah menjadi lebih gelap.

Revisi visual ini disambut dengan baik oleh para pemain karena tampilannya sekarang sesuai seperti di PC dan lebih garang. Ada juga yang terkejut dan mengira bahwa bulu dada Pantheon ini merupakan bayangan ototnya.

Biografi Pantheon

Pantheon dahulunya dikenal sebagai Atherus, seorang pemuda yang kuat berasal dari suku Rakkon. Suku yang sama dengan Leona. Athreus yang melakukan perjalanan jauh ke puncak Targon seiring waktu berubah menjadi Aspect of War sebagai wakil dalam peperangan.

Saat berperang melawan Darkin, seorang Darkin kemudian membunuh Aspect di dalam dirinya. Hanya tersisa Atreus yang terluka dan disampingnya ada senjata milih Aspect of War.

Tekadnya yang kuat dan kegigihan jiwanya untuk melindungi umat manusia akhirnya membuat senjata Aspect of War menyala.

Skill Pantheon Wild Rift

Patheon sendiri merupakan champion yang cukup fleksibel dan bisa dimainkan hampir di semua lane. Pemain dapat menggunakannya di baron Lane, Mid Lane, Jungle sampai dengan support. Kefleksibelannya ini membuat Pantheon mempunyai ban rate 100% saat Worlds 2019.

skill pantheon

Skill pasifnya, Mortal Will (P) akan memperkuat skill Pantheon lainnya. Sementarra kemampuan Comet Spear (Q) yang disematkan menawarkan dua opsi yang bisa digunakan dari jarak dekat dan jauh, menyesuaikan situasi.

Shiled Vault (W) Pantheon membuat ia melompat ke arah lawannya, memberikan Physical damage dan stun dalam beberapa detik.

Sementara skill Aegis Assault (E) membuat Patheon masuk mode bertahan selama beberapa detik pada arah tertentu.

Di posisi ini, ia menjadi kebal terhadap serangan di arah tertentu sambil memberikan physical damage. Di akhir durasi, ia akan memberikan stun dan physical damage.

Sementara skill Grand Starfall (R), Pantheon akan melompat ke atas sambil melemparkan tombak ke arah lawan. Ia juga akan memberikan Magic Damage dan mengaktifkan Mortal Winn

Nah, itulah informasi mengenai Pantheon Wild Rift yang sebentar lagi akan hadir di Patch 2.1. Semoga bermanfaat. Jangan lupa follow kami di Facebook atau Instagram untuk mendapatkan informasi terupdate seputar esports.