Kabar mengejutkan datang dari Mobile Legends. Kabarnya, Mobile Legends dibeli Tiktok melalui developer MLBB yakni Moonton yang diakuisisi perusahaan pemilik Tiktok, ByteDance.

ByteDance mengakuisi Moonton melalui unit bisnisnya yang bergerak di sektor video game yakni Nurverse.

Berdasar informasi yang dilansir CNN, Tencent sempat mengajukan tawaran untuk mengakuisisi Moonton. Tapi, tawaran itu ditolak oleh Moonton.

Yuang Jin, CEO Moonton mengatakan perusahaan akan beropeasi dengan independen setelah diakuisisi ByteDance.

Moonton yang didirikan oleh karyawan Tencent menjadi populer setelah merilis game bergenre multiplayer online battle arena atau MOBA yakni Mobile Legends.

Dengan ini, Bytance sudah punya game MOBA yang akan bersaing dengan dua game besutan Tencent yakni Honor King dan League of Legends.

Sejak 2017, Tencent dan Riot Games memang sudah mengajukan sejumlah tuntutan hukum ke Moonton atas pelanggaran hak cipta.

Gugatan ini mengincar salah satu founder Moonton yakni Watson Xu Shenhua. Ia sebelumnya memang menjadi karyawan senior di Tencent.

Hingga akhirnya gugatan tersebut dimenangkan oleh Tencent pada Juli 2018 dan memberi kompensasi penyelesaian sebesar USD 2,9 Juta.

Bagaimana Nasibnya Setelah Mobile Legends Dibeli TikTok?

Banyak yang memprediksi jika Mobile Legends akan semakin populer setelah diakuisisi Tiktok. ByteDance sendiri telah berkomitmen untuk melebarkan sayap di bidang game.

Moonton sendiri terus berkembang berkat gamenya yang fenomenal, Mobile legends. Ia menjelma menjadi studio game besar dengan peningkatan pendapatan tiap quartalnya.

Berbeda dengan developer game lainnya yang merilis beberapa game, Moonton hanya fokus mengembangkan satu game yakni Mobile Legends. Ini merupakan bukti keseriusan Moonton untuk memajukan game MOBA fenomenal ini.

TikTok membeli Mobile Legends Senilai US$ 4 Miliar

Tiktok sendiri kini juga menjadi media sosial yang banyak digemari dan populer di seluruh dunia. namun, ByteDance tidaklah berpuas diri.

Mereka ingin terus memperluas bisnis hingga ke ranah game. Salah satu upaya yang dilakukannya yakni dengan mengakuisisi Moonton sekitar US$ 4 Miliar atau setara Rp57,6 triliun (kurs Rp14.405).

Bytedance memang sudah lama mengungkapkan ketertarikannya dengan video game. Merekapun mulai membangun team developer untuk hal ini.

Selanjutnya, mereka langsung mengakuisisi Moonton, kabar mengejutkan dimana tidak banyak yang memprediksi hal ini.

Mereka pun sudah mengumumkan proses akuisisi tersebut. Hal ini menunjukakn keseriusan Bytedance untuk masuk ke ranah pasar gaming.

Meski demikian Moonton di bawah naungan Bytedance akan tetap independent. Hal ini disampaikan langsung oleh CEO Moonton melalui pernyataannya:

“Hari ini, kami mengumumkan kabar baik kepada semua orang bahwa Mutong telah mencapai kesepakatan akuisisi strategis dengan Bytedance, dan Mutong akan bergabung dengan keluarga Bytedance.

Setelah akuisisi, Mutong akan mempertahankan operasi independen dan memperkuat integrasinya yang mendalam dengan ByteDance di bidang game dan e-sports.

Setelah merger ini, Mutong akan terus beroperasi secara independen, dan saya akan tetap sebagai CEO, dan jalur pelaporan Mutong tidak akan berubah.

Selama masa transisi, perusahaan juga akan mengeluarkan bonus transisi tambahan dan memulai program insentif karyawan”

Dengan demikian, game populer ini pun akan resmi menjadi milik Bytedance, developer Tiktok. Saat ini, Mobile Legends sendiri tercatat mempunyai jumlah pemain aktif hingga 90 juta.

ASEAN merupakan pasar utama game ini dengan menyumbang pendapatan terbesar yakni hampir 1 USD Miliar.

Ikuti turnamen MLBB GRATIS dari kami. Kunjungi https://champions.my.id/tournament dan pilih season yang tersedia.