Terdapat sejumlah Alasan mengapa Gamers Perempuan Diperlakukan Lebih Baik Di PUBG Mobile Dibandingkan Dengan Mobile Legends. Mulai dari sistem rank berbeda yang digunakan dua game tersebut.

Hingga Statistik Winrate yang lebih susah didapatkan dibandingkan rank. Berikut kami ulas selengkapnya.

1. Gamers Perempuan Diperlakukan Lebih Baik Di PUBG Mobile – Di Mobile Legends Hanya Mengenal Kalah/Menang

Hidup Atau Mati

Seperti yang kita tahu Mem-push Rank bukanlah hal yang mudah dilakukan terutama di Mobile Legends yang memiliki sistem ranked yang “Hidup atau Mati” alias Naik atau Turun Rank sehingga tidak seperti PUBG Mobile yang tidak harus selalu WWCD untuk menambahkan poin Rank Mereka dan tetap bisa naik rank.

2. Perbedaan Antara Objektif Yang Harus Dicapai Untuk Memenangkan Game

Turret/Base vs WWCD

Seperti Yang Kita Tahu, objektif dalam dunia moba adalah turret akhir dari base musuh, untuk menghancurkan base musuh dibutuhkan pengetahuan dasar mengenai mikro dan makro dari game moba-moba layaknya Mobile Legends.

Ini menjadi masalah besar karena jika ada seseorang dalam tim yang tidak memahami dasar mekanik dari game moba tersebut, maka tim tersebut akan sulit untuk memenangkan “Team Fight” maupun mem-push turret lawan sehingga game moba membutuhkan kordinasi antar tim yang sangat besar.

Berbeda dengan Game Battle Royale seperti PUBG yang memiliki objektif untuk setidaknya bertahan hidup sampai jumlah orang yang bertahan hidup yang ditentukan agar bisa naik rank atau berhasil mendapatkan Winner Winner Chicken Dinner (WWCD) .

Terlebih dari itu di PUBG Mobile masih bisa bermain “ngendok” atau bisa disebut juga menghindari musuh dan tidak melakukan combat secara aktif dan masih bisa mendapatkan poin rank (walaupun sedikit).

3. Gamers Perempuan Diperlakukan Lebih Baik Di PUBG Mobile – Perbedaan Mekanik Dan Strategi Di Dalam Game

Micro, Macro, Refleks, Aim?

Yang pertama, kita akan membahas tentang mekanik game PUBG, mekanik di dalam game PUBG sebagian besar adalah Teamwork, Aim, Positioning, Reflect,  dan Map Awareness untuk dapat bertahan di dalam zona dan mendapatkan WWCD.

Selanjutnya kita akan membahas tentang mekanik dari game Mobile Legends, Macro,  adalah Map Awareness dan Desicion Making untuk keseluruhan dari game, dimulai dari creeping, rotasi, kapan harus “Split Push”, dan kapan harus memulai perang. Selanjutanya Micro, penguasaaan hero power dan keefektifan penggunaan skill dari hero yang digunakan.

Hal ini sangat berpengaruh kepada game yang sedang dimainkan dikarenakan damage output maksimal dan skill yang dapat dikeluarkan oleh hero dan role dari Mobile Legends berbeda, sehingga jika ada salah satu role yang tidak berfungsi dengan baik maka akan sulit untuk melakukan combo untuk memenangkan peperangan ataupun menghancuran base musuh.

4. Sistem Winrate Yang Terlalu Ditonjolkan Pada game Mobile Legends Ketimbang Di PUBG MOBILE

Statistik Winrate yang lebih susah didapatkan dibandingkan rank

Sistem Winrate yang terlalu ditonjolkan di Game Mobile Legends yang membuat player Mobile Legends menjadi takut memakai hero favoritnya jika memiliki MMR Tinggi dan terlebih lagi bukan hanya rank yang akan turun tetapi statistik winrate (winrate hero maupun overall) yang sudah susah payah tercapai pun juga akan turun.

Hal ini yang menyebabkan player Mobile Legends akan sangat kesal jika kalah terutama menggunakan hero MMR mereka.

 

Artikel ini dibuat bukan dibuat untuk membedakkan diantara game mana yang lebih sulit, setiap game memiliki tingkat kesulitan masing-masing dan tidak bisa dibedakkan.

Mungkin ada game yang memiliki ketergantungan antar teman yang lebih tinggi, tetapi tidak berarti game itu menjadi lebih sulit dibanding game lain.

[/et_pb_text][/et_pb_column][/et_pb_row][/et_pb_section]